Electronic Mail


1.         Pengertian Email


Email merupakan sebuah layanan berupa pesan surat elektronik dengan format tertentu yang diterima dan dikirim melalui jaringan internet dengan aturan tertentu.

Menurut David Alex Lamb (1999), dalam proses pengiriman dan penerimaan email terdapat beberapa elemen yang sangat berpengaruh terhadap proses tersebut. Elemen-elemen yang dimaksud adalah :
1.     Sender, merupakan orang yang menyusun dan mengirimkan email.
2.     Mail agent, merupakan perangkat lunak yang digunakan oleh pengirim untuk melakukan penyusunan email.
3.     Message, merupakan representasi komputer dari apa yang ingin disampaikan oleh pengirim.
4.     Email transport subsystem, merupakan sebuah sistem yang menangani transportasi email.
5.     Receiver, merupakan tujuan atau orang yang menerima email.
6.     Email agent software, merupakan sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk membaca email.
7.     Email address, merupakan sekumpulan karakter yang digunakan untuk mengenali pengirim dan penerima.

2.         Format Mail


Header field
Berisi
To :
Satu atau lebih alamat email penerima primer
CC :
Satu atau lebih alamat email penerima sekunder
BCC:
Satu atau lebih alamat email penerima blind carbon copy
From :
Orang yang membuat email
Subject :
Judul email
Sender :
Alamat email pengirim
Received :
Isian yang ditambahkan setiap melalui MTA
Return path :
Jalur kembali mail ke pengirim


3.         Tahapan Proses Pengiriman dan Penerimaan Email

Lamb (1999) membagi proses pengiriman dan penerimaan email kedalam tiga bagian, yaitu :

1.     Pengiriman pesan
Pada proses ini, pengirim menyusun pesan dan mengirimkannya dengan email agent, yang akan memberikan perintah kepada sistem transport email untuk mengantarkan pesan tersebut ke tujuan.
a.     Composing
Penyusunan email mirip dengan penyusunan naskah, dimana email agent pada umumnya memiliki beberapa editor-editor teks.

b.     Pengantrian dan pengiriman

Setelah email disusun dan kemudian pengguna memutuskan untuk mengirimkan pesan tersebut dengan menggunakan perintah tertentu, maka email agent akan memeriksa alamat tujuan (sebagai contoh header field to: ) sesuai dengan aturan penulisan alamat email tujuan atau belum. Jika penulisan salah maka email agent akan memberikan pemberitahuan kepada pengguna untuk memeriksa ulang dan memperbaiki.

Pemindahan
c.     Pengalamatan email
Satu atau lebih alamat tujuan oleh mail transport system digunakan untuk mengetahui kemana email akan dikirimkan.

d.     Email server
Ketika email dikirimkan dan sebelum sampai kepada mailbox yang dituju, terlebih dahulu isi pesan email tersebut diproses pada email server.

2.     Peneriman email
Suatu saat mail agent melakukan pengecekan secara otomatis atau berdasarkan permintaan pengguna, apakah ada email masuk ke dalam mailbox pada email server.


2.4      Layanan Email

Terdapat lima layanan dasar yang didukung oleh sistem email menurut Tanenbaum, kelima dasar tersebut adalah :
1.     Komposisi
            Berhubungan dengan proses pembuatan pesan dan/atau balasan email, pengolah  teks digunakan untuk badan email dan sistem membantu pengalamatan dan beberapa isian pada bagian kepala (header) email.

2.     Pengiriman
            Ketika seorang pengirim melakukan proses pengiriman sebuah pesan kepada penerima maka ketika itu juga diperlukan sebuah hubungan dari pengirim kepada penerima, atau media lain yang berada diantaranya

3.     Pelaporan
            Memberikan laporan kepada pengirim terhadap kejadian yang dialami oleh pesan. Kondisi yang ditemukan berupa laporan keberhasilan pengiriman pesan selain itu bisa juga pelaporan berupa penolakan atau hilangnya pesan yang dikirim.

4.     Tampilan
            Format tampilan pada layar komputer penerima sesuai dengan format yang telah dibuat oleh pengirim. Meskipun pada kenyataannya terdapat perbedaan format MUA antara penerima dan pengirim.

5.     Penempatan
            Berhubungan dengan apa yang akan dilakukan penerima setelah menerima email.



2.5      Komponen Email

Sebuah email terdiri dari beberapa komponen penyusun. Komponen-komponen tersebut adalah :
1.     Mail User Agent

2.     Mail Transport Agent

3.     Mail Channel dan Delivery Agent


2.6      Multipurpose Internet Mail Extension

Pada awalnya email ditulis dalam bahasa inggris dengan menggunakan format ASCII, namun seiring dengan perkembangan zaman kebutuhan akan email sudah merambah tidak hanya oleh pengguna yang berbasiskan ASCII saja. Untuk itu diperlukan sebuah cara yang dapat merepresentasikan suatu huruf lain dalam sebuah email. RFC 2045 mendefinisikan ulang format pesan MIME ditujukan untuk menangani :

1.     Pesan yang digunakan bukan dalam bentuk US –ASCII.
2.     Sekumpulan bentuk pesan yang bukan teks.
3.     Pesan dengan sifat Multi-part.
4.     Informasi header mail yang digunakan bukan dalam karakter US-ASCII.

Selain itu permasalahan pengiriman email yang bisa diatasi dengan MIME berupa :
1.     Pesan dalam aksara aksentuasi (contoh : Prancis)
2.     Pesan dalam aksara non latin (contoh : Rusia)
3.     Pesan dalam bentuk aksara tanpa alfabet (contoh : Jepang)
4.     Pesan dalam bentuk non-text (contoh : gambar dan video)

Tabel 2.3 Header tambahan MIME
Header
Fungsi
MIME – Version :
Identifikasi versi MIME
Content-description :
Memberitahukan apa yang ada dalam pesan
Content-ID :
Pengenal khusus / unik
Content-Transfer-Encoding :
Membungkus pesan untuk pengiriman
Content-Type :
Memberitahukan type pesan

Tabel 2.4 Content Type
Tipe
Subtipe
Deskripsi
Text
Plain
Teks murni atau unformatted text.

Richtext
Teks dengan perintah pemformatan sederhana.
Image
GIF
Gambar dalam  bentuk GIF.

JPEG
Gambar dalam bentuk JPEG.
Audio
Basic
Audible Sound.
Video
MPEG
Film dan format MPEG.
Application
Octet-Stream
Rangkaian byte yang belum diterjemahkan (uninterpreted).

Postscript
Dokumen printable dalam format Postscript.
Message
RFC822
Pesan dalam bentuk MIME RFC 822.

Partial
Pesan dipecah untuk kepentingan pengiriman.

External Body
Pesan diperoleh dari jaringan internet.
Multiport
Mixed
Mengijinkan setiap bagian pesan memiliki tipe berbeda.

Alternative
Pesan yang sama dalam format yang berbeda.

Parallel
Semua bagian pesan ditampilkan secara simultan.

Digest
Setiap bagian email dalam bentuk pesan RFC 822 komplet.


2.7      Protokol Email
2.7.1   Simple Mail Transport Protocol

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya SMTP merupakan protokol yang digunakan untuk mengelola lalu lintas email keluar masuk suatu jaringan.

SMTP berada pada layer aplikasi dengan port 25. Fungsi utama dari SMTP adalah menyampaikan pesan dari komputer pengirim ke komputer penerima, baik dalam jaringan yang sama (LAN atau WAN) maupun ke komputer penerima dalam suatu jaringan yang berbeda.


2.7.2   Internet Message Access Protocol dan Post Office Protocol

Protokol IMAP dan POP digunakan untuk dapat menjembatani email user dan server. Hal ini dikarenakan kondisi email user yang digunakan tidak secara terus menerus terkoneksi sehingga email yang masuk akan ditampung pada email server. Kemudian jika akan dibaca, email tersebut didownload oleh pengguna setelah terkoneksi dan berinteraksi dengan email server.

1.     Post Office Protocol
2.     Internet Message Access Protocol

·         Non-autentifikasi, dilakukan agar pengguna mendapatkan hak untuk menjalankan perintah dalam koneksinya. Jika tidak bisa dilakukan, pengguna hanya bisa memberikan perintah yang bisa dijalankan pada semua keadaan berupa Capability, Noop dan Logout.
·         Terautentifikasi, pada jenis ini pengguna diberikan hak akses dan pengiriman perintah. Untuk dapat melakukan ini user harus memiliki mailbox untuk diakses sesuai dengan wewenangnya sebelum perintah-perintah yang dapat mempengaruhi pesan dikirimkan ke server.
·         Terseleksi, keadaan ini dimulai setelah mailbox yang ditentukan dapat diakses oleh user.
·         Logout (keluar), kondisi ini akan memutuskan koneksi. Kondisi ini terjadi karena pemutusan koneksi yang  disengaja oleh user, selain itu bisa juga diakibatkan karena sesuatu hal semisal tidak terjadinya interaksi dalam waktu tertentu.












SHARE

Devisari

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment

0 comments:

Post a Comment